Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Curhat

Penipuan berlabel

Sebelumnya, maaf saya dalam kondisi marah ketika menulis kisah ini. Ini bukan kisah saya, tetapi kisah hidup seorang yang selalu bersama saya 3 tahun lebih. “Pulang dari Jakarta, aku gak mau dengar ada bencana alam atau badai di Malang.” pesan saya kepada dua teman dekat saya Jumat 25 Oktober sebelum saya berangkat ke Jakarta.  Pasalnya, saya berangkat meninggalkan keduanya dalam kondisi yang sedang dalam carut marut dimata saya. Anggap saja teman saya si A dan si B. Pertama, beberapa hari sebelum keberangkatan A bilang ke saya kalau pacarnya mau pindah dan tinggal di Malang. Masalahnya? Dari awal A pacaran dengan lelaki ini kami berdua memang kurang setuju, bukan karena apa-apa, ini karena urusan agama. Dilain sisi, ketika pacarnya ke Malang, A selalu menghilang tanpa jejak tanpa kabar yang saya takutkan kalau saya gak di Malang dua minggu dan dua teman saya ini gak ngumpul sama sekali gak berhubungan sama sekali karena sama-sama sibuk. Kalau saya kan pengangguran, sempetlah b...

Tired of Drama

Sengaja saya publish keinginan saya di twitter semalam. Saat mempublish keinginan saya itu, saya menjadi semakin yakin bahwa saya ingin melakukan perubahan. Baik perubahan dari dalam maupun dari luar. Keinginan saya ini sebenarnya sudah datang sejak lama, hanya saja entah apa yang terjadi saya benar-benar berani mengungkapkannya semalam. Berusaha menjadi wanita: Ga pulang malem (atau bahkan pagi buta) lagi. Ketika ada agenda, baik itu organisasi ataupun ngumpul bareng teman tidak jarang saya pulang lebih dari jam 10 malam. Sebelum libur semesteran, saya berniat untuk tidak lagi pulang selarut itu (lebih dari jam 10). Alhamdulillah, sekarang kosan tutup jam 10 malem, itupun hanya orangnya yang bisa masuk. Motor gak bisa.

30 Menit

Fiuh, barusan! Ini baru saja terjadi jam 6 pagi tadi. Bangun tidur, niatnya mau bantu ibu masak. Ternyata, belum saya bantu, Ibu sudah selesai masak. Akhirnya kalau saya milih cuci piring. Sebelum saya sempet cuci piring, karena air tandon sangat dingin saya ke toilet karena pengen pipis. Pas lari-lari turun ke bawah, gak taunya Ibu barusan masuk. Cukup lama nunggu Ibu, akhirnya saya masuk dan mengunci pintu toilet. Giliran saya tarik, pintunya gak bisa kebuka. Pintunya terkunci. Gambar pinjem disini

Bagian sedih dari postingan sebelumnya

Lagi lagi tulisan ini hanyalah tulisan ringan tapi berat maknanya *lebay* intinya sih, curhat lagi. Karena liburan begini, sau-satunya hal yang bisa saya ajak curhat dengan setia hanyalah blog satu ini. Cerita ini lanjutan dari postingan sebelumnya Dipostingan sebelumnya, saya menulis Meskipun saya tak pernah berani mengambil resiko untuk menyukaimu, apalagi mengatakan padamu, paling tidak kamu tau kalau aku berharap bisa mencintaimu dengan sederhana

Tulisan ini untukmu! Ya, kamu!

    The future’s calling me through that door It doesn’t seem very peaceful Can your life change While you’re still young? I want to fall in love But I get scared I have a huge pile of problems to deal with I’ll find an answer with this feeling I can’t throw away all my love It’s not a dre-e-e-e-eam I can almost reach it, GLORIA Sometimes I can’t see it Cry-yai-yai-yai-yai It’s no use looking for shortcuts I’ll just get lost again, right? I hear the loud voices of winners Talking about their recent episodes It feels like none of it concerns me The way I am now I’m thinking to myself In my little room Dreaming of the future… I’ll try asking but I’ve got a bad feeling I can’t picture all my love

PENGAKUAN

Ada satu hal yang membuat saya kepikiran beberapa hari belakangan. Permasalahannya adalah, ini Cuma satu hal, tapi bisa membuat saya kepikiran beberapa hari. Sudah saya lupakan, tapi tetap gak lama kemudian keingat lagi. Biar saya gak dihantui selama berhari-hari dan hari-hari kedepan, ada baiknya membahasnya di sini. Kali aja bisa ilang. Beberapa hari yang lalu ada mention dari teman dekat saya di Malang, inilah ujung dari semua “kepikiran” saya, (@hyandsomeanima) Melting mesti habis baca itu :D

Dendam Kesumat

Jujur, saya sedang marah dengan teman saya. Ketika marah seperti ini, seolah-olah semua kejelekannya keluar dan semua kebaikan yang pernah ia berikan pada saya lenyap. dalam keadaan sendiri seperti ini, saya hanya ingin satu hal. kembali merasakan. ASMARANDHANA Gegaraning wong akrami Dudu bandha dudu rupa Amung ati pawitané Luput pisan kena pisan Lamun gampang luwih gampang Lamun angèl, angèl kalangkung Tan kena tinumbas arta Aja turu soré kaki Ana Déwa nganglang jagad Nyangking bokor kencanané Isine donga tetulak Sandhang kelawan pangan Yaiku bagéyanipun wong welek sabar narima Satu satunya yang bisa menghilangkan rasa kebencian hanyalah kebahagiaan dan kesabaran. kalau kebencian sudah memuncak, dendam-dendam mulai bermunculan. Jangan sampai ini berulang. Tembang asmarandhana inilah yang mampu membuatku luluh dari semua kejahatan yang barusan keluar dalam hatiku...enggak tau kenapa setan bisa hanyut kalau tembang ini ada. Mungkin, dugaan saya sementara a...

Wengi Ingkang Suwe

Rikalaning wengi, anggenipun abdi nuntun ngilmu nindak aken perintahing Gusti “tholabul ilmi”. Niatipun naming kagem ngibadah dumugi Gusti Ilahi. Mbok menawi sampun maksimal dening sinau, tetep Gusti Allah sing paring.

Jalan Keluar Itu Sederhana

Ketika kemarin dan beberapa hari lalu saya terbelit masalah gak penting dan beberapa kali membuat napas saya sentik sentik (susah dijelaskan dengan kata kata, dan intinya saya gak bisa menjelaskan betapa terpuruknya saya kemarin-kemarin) seperti yang saya posting kemarin di PURUK . Dosen saya pernah mengatakan bahwa Komunikasi lah yang mampu menyelesaikan masalah, tetapi Komunikasi juga yang menyebabkan masalah. Bukannya mentang-mentang saya mahasiswa ilmu komunikasi, saya mahasiswa ilmu komunikasi saja mengalami gagal komunikasi, apalagi yang mahasiswa teknik -____-

PURUK

Sampai saat ini saya hanya bisa meraba-raba. Meraba-raba bahwa sebenarnya saya adalah korban. Saya adalah korban bagi saya dan dua teman saya. Dua teman saya saja dan sisanya tidak. Sisanya tidak karena mereka menganggap saya bukan korban. Bukan korban melainkan tersangka. Tersangka yang menghancurkan strategi. Strategi pemenangan pemilwa. Pemilwa busuk yang terjadi di kampus. Kampus yang penuh prejudice . Prejudice yang mengatakan bahwa saya adalah sebuah penghalang. Sebuah penghalang yang keras. Keras dan batu. Batu yang belum bisa dihancurkan. Belum bisa dihancurkan saat ini. Saat ini mereka mengibarkan bendera perang. Bendera perang melawan saya. Saya yang tahu bahwa saya sangat benci dengan politik. Politik yang membuat saya memiliki banyak musuh. Banyak musuh dan kehilangan teman. Teman yang menganggap saya benci politik karena teman pemilwa tahun lalu. Tahun lalu, tahun keterpurukan. Puruk yang membuat saya takut. Saya takut kehilangan teman. Teman-teman yang saat ini menduku...

Suhu Kampus di November-Desember

10 November 2012 Hari ini memang hari pahlawan, tetapi di bulan ini bukan hanya menjadi bulan perjuangan para pahlawan tetapi juga menjadi bulan perjuangan bagi para aktivis. Kenapa demikian? Karena ternyata bulan Desember adalah bulan Pemilihan, baik pemilihan raya Universitas maupun pemilihan mahasiswa tingkat fakultas. Karena itulah saya menyebutnya dengan bulan perjuangan. Kalau katanya mahasiswa, para aktivis politik kampus sedang  sibuk mempersiapkan strategi pemenangan dan calon, saya justru sibuk mempersiapkan diri untuk segera melarikan diri dari aktivitas itu. Kalau bisa dan kalau saja Allah mengijinkan, rasanya saya pengen menskip bulan November dan desember. Dua bulan inilah bulan-bulan yang paling aaww suppeerrr, #AlaFranky. Entah sejak hari apa tanggal berapa bulan apa, saya menjadi sangat amat sensi sekali dengan yang namanya politik kampus.

Kado Ulang Tahun ke 19

Bertambah umur di antara orang-orang yang lebih tua satu tahun memang sangat nikmat rasa-rasanya. Ini karena saya baru berumur 19 tahun di semester 5 yang rata-rata temen saya sudah berumur 19 sekian menuju 20 bahkan sudah banyak yang 20 dan 21. Tapi alhamdulillah, meskipun tidak saya publish di FB tanggalnya, tetap banyak teman-teman yang sms dan mensyen saya di twitter memberikan doa pada saya. jujur, saya sangat terharu kepada mereka T_T suer ini. lagi pula, saya sengaja gak publish tanggal lahir saya karena kebetulan saya masih berstatus panitia PKK-MABA FISIP 2012, yang punya budaya jahat  ngawur kalo lagi ada yang ulang tahun...ya masak ada yang sampe di iket dan diguyur air campur pasir ples sampah, yang lebih parah lagi, ada yang kena oli juga, kan jadinya serem >,<

Bulan Agustus itu....

Banyak sekali hal yang terjadi selama saya vacuum dari blog. Bukan berarti kalau saya tidak bercerita di blog, tidak ada yang istimewa atau yang sedang terjadi di sekitar saya. Bahkan dalam sebulan saja saya kena sial hampir lima kali. bayangkan saja sebulan sialnya beruntut seperti ini -____- rasanya sampe lupa betapa bahagianya kalau lagi beruntung. Saya mulai dari bulan kemarin saat mau pulang ke rumah, pertama saya gak bangun sahur krn gak denger alarm, kedua karena saking baiknya saya, saya menawarkan ke teman saya untuk pulang bareng lewat jombang (artinya harus naik puspa indah yg jalannya naudzubillah nyereminnya), ketiga salah turun (harusnya turun di halte malah turun di terminal), keempat saya lupa kalau tanggal 12 Agustus kemarin sudah H-7 lebaran dan akhirnya saya berdiri dari jombang sampe Nganjuk... errrr dalam keadaan puasa tanpa sahur... rasanya bener-bener pengen batalin puasa T_T oke baiklah,,, Sekarang giliran baliknya dari rumah ke Malang...beginilah nasi...

Ini cinta Bukan Sih?

Sepertinya saya benar-benar jatuh cinta. Meskipun saya pernah jatuh cinta beneran, (dulu jaman SMP) tapi saya benar-benar lupa bagaimana rasanya jatuh cinta. Jadi, sekarang saya belum bisa memastikan dan menyimpulkan, ini beneran cinta atau bukan. I still don’t understand love So I can’t get any closer But why does my foolish heart keep pounding? I’m haunted by you again and again I just can’t get away This hopeless love Hurts my heart so much Going from day to night You’re all I think about Being so pitiful and silly What should I do? The heart follows love What am I going to do? This hopeless love Hurts my heart so much Going from day to night You’re all I think about Being so pitiful and silly What should I do? The day when my pain fades away Will that day ever come? Being so pitiful and silly What can I do after all? The moonlight is so beautiful I just can’t get away Let me lie down by your side for a moment A...

6 Pertanyaan Muhasabah Imam Ghazali

Pertanyaan ini disampaikan oleh Imam Ghazali kepada siswa-siswanya dan semua jawaban siswanya benar tetapi kurang tepat bagi Imam Ghazali, pertanyaan tersebut adalah: 1. Apa yang paling dekat dengan kita di dunia ini? Kematian dalam Q.S Ali Imran: 185 "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. kehidupan di dunia hayalah kesenangan yang memperdaya." Kenapa kematian? karena kita tak ada yang tahu, kapan kita mati. Entah  5 menit lagi, 10 menit lagi..kapanpun itu. 2. Apa yang paling jauh dengan kita di dunia ini? Masa Lalu karena kembali ke masa lalu adalah sesuatu yang tidak mungkin kecuali dengan laci nobita dan mesin waktu Doraemon. 3. Apa yang paling besar di dunia ini? Hawa Nafsu Sama halnya dengan teori permintaan dan penawaran. demand akan selalu naik karena kebutuhan manusia ...

EM taun ini mengecewakan saya, SUNGGUH!

Iya, saya dulu sangat bangga dengan EM, Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya 2011. Dengan jumawanya saya Kemana-mana memakai jaket EM, di kelas, maen ke matos, jalan-jalan..anywhere... Dulu, sedikit mengenang... saya adalah staff infokom, anggaplah saya staff yang sangat aktif sampai kenal dengan hampir semua mentri. jangankan mentri, Presiden nya saja saya kenal...yah meskipun beliau suka ketuker antara saya sama si Ticer . jadi Pak Abu (panggilan saya ke presiden) sering manggil saya tica dan manggil tica nama saya "nima" bukan hanya karena kedekatan, tapi juga rasa kekeluargaan yang di tawarkan membuat saya merasa harus dan wajib loyal terhadap EM. bahkan, saya di Infokom sudah menganggap mentri saya pak Izzul  seperti papii saya sendiri, dan Kak Tasyah , sekdep Infokom seperti mama saya di Malang. tahun ini saya memang tidak di EM lagi karena saya merasa harus mengabdi ke fakultas setelah satu tahun saya apatis FISIP. dan saya punya harapan besar kepada EM 20...

Sekali Lagi hingga puluhan kali

Allah menciptakan beribu kata yang memiliki beda makna tiap hurufnya. Tak gampang menyamakan persepsi orang. tapi sungguh, firmanNya mampu membendung sekian juta rasa kesal, "Jika kamu tak bisa berkata yang baik, maka diamlah" suatu inspirasi luar biasa yang disampaikan melalui Rasu bagi saya. Mahasiswa Ilmu Komunikasi yang sedang kesusahan mengkomunikasikan sesuatu pada seorang temannya. karena komunikasi merupakan suatu keniscayaan, bisa menjadi sebuah penyelesai masalah, tapi juga bisa menyebakan masalah, bahkan bertambah parah. akhirnya, saya memilih untuk mengamalkan hadits tersebut. DIAM Meskipun bagi saya diam bukanlah emas, paling tidak saya bukan seorang kapitalis yang hanya mengejar emas dengan diam diri, tetapi sedang mencari kebenaran. Entah ini salah, atau benar inilah satu-satunya solusi yang bisa saya pikirkan. ya, otak saya memang buntu, otak saya memang sedang bebal. saya rasa, dengan diam, selain teman saya tidak merasa sakit hati, dia juga tid...

You're Different

Jujur, saya bingung kalau sedang dalam keadaan seperti ini. tak ada yang bisa mendengarkan kekesalan dan cerita saya. karena sejujurnya semenjak di malang, saya kehilangan kepribadian saya sewaktu SMA dan SMP. bedanya saya dengan yag dulu adalah, dulu saya benar-benar menjadi orang yang terbuka dan mau bercerita pada siapa saja, sekarang , kedua saya dulu bersahabat dengan siapapun, sekarang lebih suka diam merenung sendiri. ketiga, saya jadi beberapa kali bohong yang tidak penting dan tidak perlu mengingat teman saya biasa bohong pada saya. akhirnya, beginilah keberuntungan saya, cerita segala macam rupa di blog. barusan, saya bersitegang lagi dengan salah satu temen dekat saya. dan ini gak terjadi sekali dua kali, sudak berkali-kali. dan itu hanya terjadi ketika dengan dia, tak pernah dengan yang lainnya. seolah-olah saya punya perlakuan dan tindakan yang beda ketika berdialog dengannya, bukan seperti saya pada umumnya dan seperti saya yang dulu kala. tak ingat-ingat, sepertiny...

Take my soul!

Akhir akhir ini saya selalu melankolis. apa-apa saya pikirkan bukan dengan otak tapi sedikit-sedikit berkilah karena perasaan yang mengatakan demikian. lalu jurus jitu saya keluar, "perasaan saya selalu benar": dan tak ada yang membantah kalau sudah demikian adanya. lalu muncullah sifat keras kepala saya yang gak bakalan bisa di intervensi siapapun kalau sudah ngeyel begitu. anehnya, saya sendiri tidak percaya dengan diri saya. mau saya benar 100 persen dan ngotot pendapat saya yang paling benar, kebenaran yang bisa saya rasakan hanyalah seperempat dari total semua energi saya. saat saya ingin mengambil keputusan terbaik, ternyata langkah saya bukanlah untuk keputusan terbaik. saya seolah olah kehilangan jiwa dan raga saya, terpisah dari otak dan hati. tak mampu merangkul keempatnya untuk menjadi komponen utuh layaknya sebuah mesin yang berjalan semestinya. buktinya, malam ini seolah-olah saya hanyalah raga yang bersandar tanpa nyawa di kamar, menanti sesuatu yang k...

Cimory, I'm in happy

Sebenarnya riwayat dan sejarah Cimory dalam hidup saya terlalu panjang dan rumit. Berawal di Depok saat kami ber enam dari UB konferensi di Jakarta yang akhirnya nginep di Depok di rumah teman saya Ganjar . Bisa di baca hasil konferensinya di sini . Selesai acara kami gak langsung pulang ke Malang, yah...sekalian jalan jalan laaah, mumpung di Jakarta. Saat di rumah teman saya itu, kami memutuskan untuk main ke Bogor. coba tebak ngapain aja kita ke bogor! makan jagung bakar di masjid apaaa gitu =,=" yah, yang pentingkan udah di Bogor, cuma mau numpang toilet di Bogor juga gak masalah dong, orang yang nyupir mau... Dan ini, saat saat malam itu, haisaahhh dari kanan ke kiri : mbak Wilda, Pinkan, Mbak Tasyah, Nima (aku) satulagi, yang motret si Ganjar saat pulangnya, kami berlima -yang satu pulang kerumahnya di Bogor juga- mmapir di Cimory, taukan yang dari Bogor...mana anak bogor mana.... yah, disana kami borong cimory, dan gak cuma satu dua tiga, enam biji masing ...