Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Komunikasi

Kontadiksi

Saya agak merasa berdosa karena kuliah di Ilmu Komunikasi. Kenapa begitu? 1. Ilmu Komunikasi sangat dekat dengan Media massa dan pers, yaiyalah! 2. Pers merupakan pilar ke-empat demokrasi. Artinya, pers sangat dekat dengan urusan demokrasi negara. 3. Media Massa sebagai pihak yang pantas disalahkan atas konstruksi sosial, diskriminasi sosial, rusaknya moral, kampanye partai, pendidikan buruk bagi anak, penghancur motivasi, ada yang mau ngelanjutin? dsb. 4. Saat ini ada banyak negara yang sedang bermasalah baik dengan kemiskinan, pemerintahannya, kerajaannya, dsb, dimana media massa lah pihak yang mampu menjadi tameng maupun jadi penghancur, iya kan? (Aslinya sih yang saya maksud Indonesia). dan faktanya adalah, saya mahasiswa ilmu komunikasi, tau beberapa hal tentang komunikasi dan fenomena-fenomena sosial terutama fenomena komunikasi, tetapi saya gak bisa berbuat apapun untuk negara ini.

5 Tahun UU Pornografi, Media Massa Tetap menjadi Wahana Pornografi

Kemajuan teknologi yang ditandai dengan cepatnya informasi tersebar mendorong masyarakat untuk hidup lebih modern. Pada dasarnya, teknologi diciptakan untuk meningkatkan kualitas hidup dan mempermudah aktivitas manusia menjadi lebih efektif dan efisien. Perkembangan dan kemajuan yang terjadi inipun menjadi sangat pesat terutama teknologi informasi. Bahkan saat ini kemajuan teknologi informasi sudah tidak bisa dibatasi oleh daerah atau wilayah bahkan yang dibatasi oleh laut sekalipun. Selain informasi melalui surat kabar, teknologi informasi yang berkembang di masyarakat dan sangat dinikmati adalah televis dan radio melalui satelit.