Langsung ke konten utama

this is My Destiny!

Saya ditinggal Kawin orang yang saya cintai >,<


malam ini, saya gak tidur...

kenapa? karena menangis darah seharian di depan laptop sambil hirup ingus....

ini takdir saya...jadinya begini toh, oalah...hemmm

Komentar

  1. waduuuuuh.. sabar ya kak :)
    insya Allah sudah dipersiapkan yang lebih baik.
    wah jgn sampe nangis darah, takut.

    BalasHapus
  2. isbir ya ukhti :)

    ingat ini mbak,

    "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah : 216)

    jadi, bahwasanya Allah swt telah memberikan yang terbaik pada makhluk-Nya, termasuk jodoh. dan Allah mengetahui, mungkin orang yang meninggalkan mbak bukanlah orang yang tepat sebagai pendamping mbak. di sana, di luar sana, insyaAllah Allah sdh menyiapkan orang yang lebiiiihh baaaiiikk untuk mbak ^^

    selalu istiqomah mbak ^^

    BalasHapus
  3. irma : seandainya aku gak sabar.... gantung diri kemarin-kemarin aku :D haha...

    Istrinya cantik >,<

    Rakyan : iyya mbak... saya juga heran, ada apa dengan diriku. sudah tau dia gak pantes buat saya (halah sok banget)tapi yang namanya pernah suka...ya kayak gini jadinya.
    Subhanallah, Allah itu... memang sellau memberi jalan susah, tetapi selalu berakhir bahagia buat saya :D
    makasih mbak :') *ambil tissu*

    BalasHapus

Posting Komentar

Silakan berkomentar disini :)

Postingan populer dari blog ini

Jalan Keluar Itu Sederhana

Ketika kemarin dan beberapa hari lalu saya terbelit masalah gak penting dan beberapa kali membuat napas saya sentik sentik (susah dijelaskan dengan kata kata, dan intinya saya gak bisa menjelaskan betapa terpuruknya saya kemarin-kemarin) seperti yang saya posting kemarin di PURUK . Dosen saya pernah mengatakan bahwa Komunikasi lah yang mampu menyelesaikan masalah, tetapi Komunikasi juga yang menyebabkan masalah. Bukannya mentang-mentang saya mahasiswa ilmu komunikasi, saya mahasiswa ilmu komunikasi saja mengalami gagal komunikasi, apalagi yang mahasiswa teknik -____-

Catatan Melahirkan

  Anindita Nadine Hafa. Dihadapkan pada situasi harus memilih melahirkan dengan metode SC atau induksi karena berat badan bayi di USG 3,2 di minggu 39. Prediksi di minggu 40 adalah 3,5. Sungguh besar untuk anak pertama. Sedangkan aku ingin melahirkan dengan normal. Selama ini berusaha agar bisa melahirkan dengan normal karena khawatir tidak bisa menjaga anak dengan kondisi pasca SC, mengingat aku harus merawat anak sendiri tanpa bantuan orang tua maupun baby sitter (belum punya). Namun, sejak masuk usia kandungan 9 bulan gak bisa jalan karena kaki kiri sakit. Tidak bisa jalan selama satu bulan, untung diijinkan WFH. Karena ada kondisi tersebut, kakak-kakak ipar merekomendasikan SC. Selama beberapa hari kepikiran, hari Senin berencana induksi jika tidak terjadi kontraksi. Sabtu malam, sembari nunggu Bayu pulang praktek di rumah mama mertua, kakak ipar merekomendasikan SC Eracs ala artis yg katanya painless dan cepat pulih. Sampai kakak ipar cek ke dokter di RS Siloam apakah bisa pro...

Apakah rasanya akan tetap sama?

 Setelah apa yang aku lalui beberapa bulan belakangan, aku benar-benar sudah memaafakan. Apakah perasaanku tetap sama? Sampai detik ini, aku baru menyadari bahwa perasaanku tidak sama. Aku masih tidak bisa memasrahkan kembali semua hidupku ditangannya.  Aku baru menyadari tadi pagi saat perjalanan naik ojek ke kantor, 25 Agustus 2025. Lagi-lagi aku teringat bahwa yang aku punya hanya Allah dan anakku. Aku ingin kembali seperti sedia kala, tapi ternyata aku masih takut. Aku takut runtuh, tapi aku juga khawatir. Pasrah pada Allah, aku percaya apapun dan bagaimanapun jalan yang Ia tentukan adalah yang terbaik.