Langsung ke konten utama

Bukan alasan!!

ini lah salah satu gambar marah yang saya suka


jadi kenapa say suka dengan gambar itu? krn kita punya kesamaan. yakni kita sama-sama lagi marah.

sepenuh hati jiwa raga saya ngetik ini sampe-sampe suaranya dug-dug-dug keyboardnya.
Gak peduli anak-anak advo ngeliat ato enggak, yang jelas aku terlanjur marah dan kesel

habisnya saya duduk disini dan di GM (Gambar Mati) seolah-olah gak ada. ya emang sih aku gak ada gunanya.

sekarang jadi mikir --nyesel saya sudah balik ke malang sedangkan saya gak berguna--

saya punya satu opini.
begini, menurut saya jangan melihat orang itu dari pangkat dan jabatannya. jadi, meskipun saya tak punya jabatan disini, tolong dihargai juga. salah?? silahan komen kalau salah!

(lagi emosi)

makanya tiba-tiba ada orang datang dan meminta saya jadi codiv acara, jelas langsung saya tolak? kenapa karena saya marah sama mereka -semua- tak ada kecuali.

mungkin ini memang bukan alasan logis. tapi silahkan coba menikmati di GM selama satu hari.

Maaf.

Komentar

Posting Komentar

Silakan berkomentar disini :)

Postingan populer dari blog ini

Jalan Keluar Itu Sederhana

Ketika kemarin dan beberapa hari lalu saya terbelit masalah gak penting dan beberapa kali membuat napas saya sentik sentik (susah dijelaskan dengan kata kata, dan intinya saya gak bisa menjelaskan betapa terpuruknya saya kemarin-kemarin) seperti yang saya posting kemarin di PURUK . Dosen saya pernah mengatakan bahwa Komunikasi lah yang mampu menyelesaikan masalah, tetapi Komunikasi juga yang menyebabkan masalah. Bukannya mentang-mentang saya mahasiswa ilmu komunikasi, saya mahasiswa ilmu komunikasi saja mengalami gagal komunikasi, apalagi yang mahasiswa teknik -____-

Catatan Melahirkan

  Anindita Nadine Hafa. Dihadapkan pada situasi harus memilih melahirkan dengan metode SC atau induksi karena berat badan bayi di USG 3,2 di minggu 39. Prediksi di minggu 40 adalah 3,5. Sungguh besar untuk anak pertama. Sedangkan aku ingin melahirkan dengan normal. Selama ini berusaha agar bisa melahirkan dengan normal karena khawatir tidak bisa menjaga anak dengan kondisi pasca SC, mengingat aku harus merawat anak sendiri tanpa bantuan orang tua maupun baby sitter (belum punya). Namun, sejak masuk usia kandungan 9 bulan gak bisa jalan karena kaki kiri sakit. Tidak bisa jalan selama satu bulan, untung diijinkan WFH. Karena ada kondisi tersebut, kakak-kakak ipar merekomendasikan SC. Selama beberapa hari kepikiran, hari Senin berencana induksi jika tidak terjadi kontraksi. Sabtu malam, sembari nunggu Bayu pulang praktek di rumah mama mertua, kakak ipar merekomendasikan SC Eracs ala artis yg katanya painless dan cepat pulih. Sampai kakak ipar cek ke dokter di RS Siloam apakah bisa pro...

Apakah rasanya akan tetap sama?

 Setelah apa yang aku lalui beberapa bulan belakangan, aku benar-benar sudah memaafakan. Apakah perasaanku tetap sama? Sampai detik ini, aku baru menyadari bahwa perasaanku tidak sama. Aku masih tidak bisa memasrahkan kembali semua hidupku ditangannya.  Aku baru menyadari tadi pagi saat perjalanan naik ojek ke kantor, 25 Agustus 2025. Lagi-lagi aku teringat bahwa yang aku punya hanya Allah dan anakku. Aku ingin kembali seperti sedia kala, tapi ternyata aku masih takut. Aku takut runtuh, tapi aku juga khawatir. Pasrah pada Allah, aku percaya apapun dan bagaimanapun jalan yang Ia tentukan adalah yang terbaik.