Senin, 07 Februari 2011

IP

Beberapa hari yang lalu keluarlah IP pertama saya. Saya yakin nilai saya akan baik-baik saja, karena memang tak merasa bad feeling. Meskipun nilai saya memang didominasi oleh huruf B di sana sini, namun saya yakin mampu bersaing dengan teman-teman saya karena tak ada huruf C apalagi D di daftar nilai saya. Alhamdulillah memang.

Bahkan teman-teman saya ada yang kebingungan untuk mengurus SP (Semester Pendek- kuliah tambahan untuk perbaikan nilai), sedangkan saya, duduk diam dan tenang saja. Ternyata oh ternyata, mereka yang mengambil SP, bisa mendapatkan nilai A.

Jadi, justru mengalahkan rekan-rekan yang tidak bisa SP karena nilai sudah baik (B).
Lantas, keluarlah nilai pengantar sosiologi yang mengahairi kekhawatiran. IP pertama saya keluar dan hasilnya sedikit mengagumkan memang. Saya yang tidak memiliki target sama sekali selama kuliah dan mendapatkan IP 3,41.

Awalnya saya bilang WOW, tapi kemudian ketika mendengar dan melihat teman-teman saya satu kelas menyebutkan angka-angka yang koma belakangnya lebih tinggi dari pada IP saya, saya langsung tertunduk. Bagaimana tidak, ternyata nilai yang cukup saya syukuri itu termasuk rata-rata bawah – setahu Tapi saya, masih jauh dari kata itu.

Bagaikan petir yang menyambar saya setelah sholat. Alangkah kagetnya, ternyata teman-teman kontrakan saya juga memiliki IP cumlaud yang menggiurkan. Subhanallah, bagaimana saya tidak iri mengetahui keadaan demikian.
Tekad akan menjadi tekad, usaha akan didampingi do’a. Saya berjanji dan berusaha untuk mndaptkan nilai lebih baik dari pada semester ini. Mau bagaimana lagi, saya memang harus punya target, saya memang harus memiliki nilai yang signifikan untuk semester ini. Karena

Allah telah memmberi saya kesempatan, kesempatan yang sangat jarang bisa didapatkan orang-orang seprti saya. Beasiswa. Dialah yang menghidupi saya selama ini.

Sebagai rasa syukur, memang sudah sewajarnya jika nantinya IP saya lrbih baik dari sekarang.

Do’a
Usaha
Istiqomah
Tawakal

Akan selalu saya ingat kata-kata capitalis tersebut. Karena saya pernah merasakan kesuksesan dari perwujudan kata-kata tersebut. Alangkah adilnya dunia ini. Do’akan saya agar saya mampu meraih mimpi-mimpi saya karena do’a dari rekan-rekanlah yang akan memudahkan jalan hidup saya. Memang IP bukanlah jalan meraih mimpi, tapi memiliki IP tinggi adalah impian saya. Mohon doanya. GOD BLESS US. Terimakasih.

0 komentar:

Posting Komentar

Silakan berkomentar disini :)