Langsung ke konten utama

MAke that ChaNge!



Dunia, perkenalkan diriku yang sekarang! Yang semangat, yang penuh mimpi, yang mulai bermain imajinasi, yang memiliki kekuatan baru untuk berubah. Make that Change! I’m absolutely girl, I love money which always brighten the green ‘money aromatic’, I love profit, I love happiness, I love capital, got it everything I do with my step. I love my dreams which give me everything what I want with God here in my heart.

Semua langkahku dimulai pagi itu, when Mrs. Victoria Christine (suka aku manggil namanya lengkap) menelponku untuk melanjutkan ketidaksengajaanku dan keisenganku dengan internet gara- gara daftar di sini yang berbuah semangat sekarang ini. Bergabung dengan d’BCN, luar biasa yang kudapat. Duit, Profit, Cinta, Keluarga ( ^_^v) , Teman, dan Semangat! Apalagi tanggal 24 April lalu, sang Founder Nadia Meutia datang ke Malang. Kurang baik gimana coba?

“Awalnya aku hanyalah seorang aktivis biasa yang kuliah dan hidup karena beasiswa. Cukup dengan Beasiswa. Tanpa pikiran panjang berbisnis padahal tujuanku adalah Communication Business semester 3.”

Dan sekarang setelah aku bergabung dengan bisnis online ini aku benar-benar merasa menyesal. Menyesal karena kenapa tak dari dulu aku bergabung, kan seharusnya waktu 1 semesterku dulu itu tak hanya untuk mengerjakan tugas dari Dosenku tercinta (PROF. Solichin AW) Hehe piss rek :D

Yah inilah hidup. Allah tahu, dimana dan kapan rezeki akan diberikan. So, keep your spirit. Watch your step right now! Jadilah orang beruntung selanjutnya dan jadilah keluargaku….

GOD BLESS US!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan Keluar Itu Sederhana

Ketika kemarin dan beberapa hari lalu saya terbelit masalah gak penting dan beberapa kali membuat napas saya sentik sentik (susah dijelaskan dengan kata kata, dan intinya saya gak bisa menjelaskan betapa terpuruknya saya kemarin-kemarin) seperti yang saya posting kemarin di PURUK . Dosen saya pernah mengatakan bahwa Komunikasi lah yang mampu menyelesaikan masalah, tetapi Komunikasi juga yang menyebabkan masalah. Bukannya mentang-mentang saya mahasiswa ilmu komunikasi, saya mahasiswa ilmu komunikasi saja mengalami gagal komunikasi, apalagi yang mahasiswa teknik -____-

Catatan Melahirkan

  Anindita Nadine Hafa. Dihadapkan pada situasi harus memilih melahirkan dengan metode SC atau induksi karena berat badan bayi di USG 3,2 di minggu 39. Prediksi di minggu 40 adalah 3,5. Sungguh besar untuk anak pertama. Sedangkan aku ingin melahirkan dengan normal. Selama ini berusaha agar bisa melahirkan dengan normal karena khawatir tidak bisa menjaga anak dengan kondisi pasca SC, mengingat aku harus merawat anak sendiri tanpa bantuan orang tua maupun baby sitter (belum punya). Namun, sejak masuk usia kandungan 9 bulan gak bisa jalan karena kaki kiri sakit. Tidak bisa jalan selama satu bulan, untung diijinkan WFH. Karena ada kondisi tersebut, kakak-kakak ipar merekomendasikan SC. Selama beberapa hari kepikiran, hari Senin berencana induksi jika tidak terjadi kontraksi. Sabtu malam, sembari nunggu Bayu pulang praktek di rumah mama mertua, kakak ipar merekomendasikan SC Eracs ala artis yg katanya painless dan cepat pulih. Sampai kakak ipar cek ke dokter di RS Siloam apakah bisa pro...

Apakah rasanya akan tetap sama?

 Setelah apa yang aku lalui beberapa bulan belakangan, aku benar-benar sudah memaafakan. Apakah perasaanku tetap sama? Sampai detik ini, aku baru menyadari bahwa perasaanku tidak sama. Aku masih tidak bisa memasrahkan kembali semua hidupku ditangannya.  Aku baru menyadari tadi pagi saat perjalanan naik ojek ke kantor, 25 Agustus 2025. Lagi-lagi aku teringat bahwa yang aku punya hanya Allah dan anakku. Aku ingin kembali seperti sedia kala, tapi ternyata aku masih takut. Aku takut runtuh, tapi aku juga khawatir. Pasrah pada Allah, aku percaya apapun dan bagaimanapun jalan yang Ia tentukan adalah yang terbaik.