Langsung ke konten utama

Postingan

Permainan

Sebenernya aku mendengar, tapi aku pura-pura. Hingga aku dipanggil dan oranglain mengulangi ucapanmu. Memastikan, benar kamu yang mengatakan. Aku menatapmu sambil tertawa. Seperti biasa. Sungguh, aku tak bisa berkata-kata. Aku hanya bisa pura-pura dan berpaling. Sejak tau bahwa kamu mulai berani bermain. Permainan yang tak bisa kuhindari. Yang harus aku hadapi. Tanpa tau siapa yang akan menang. Jika keduanya, semoga bahagia. Pojok Lt.2 Kantor, 14/03/19

Accepting Reality

Bagian tidak menyenangkan dari menjadi supervisor adalah memiliki tim yang harus dipahami dan harus memahami bos. Tantangan banget buat anak introvert males ngobrol kalau gak asik, yakan? Bagian lain yang tidak kuharapkan adalah kehilangan keduanya....

Bersyukur

Tuhan memberikan nikmat dan rezeki dengan cara berbeda-beda dan jalan yang berbeda. Ada yang dilancarkan bertemu jodoh. Ada yang dilancarkan karirnya. Ada yang dilancarkan rejeki keluarganya. Ada yang tinggal di lingkungan yang baik. Cara Allah mengingatkanku supaya tetap mengingat dan meminta padaNya adalah memberi beberapa tantangan. Dan yang bisa dilakukan saat seperti ini adalah bersabar.

Hair Treatment

Disclaimer: postingan gak berbayar dan (akhirnya) publish biar ga susah cari review lengkap. Masalah rambut rontok jadi isu yang cukup nyebelin. Beberapa tahun terakhir rontoknya makin parah karena rusak akibat hairstyling. Hairstyling? Iya, this is how i got me time: highlight, smoothing, curly, catok, apalagi kalau keramas pagi dan buru-buru ngator, harus pakai hairdryer. Aku aja yang merasa atau memang penggunaan hairdryer memperbanyak rontoknya?   Saking banyaknya yang rontok dan rambut mulai menipis, aku mulai  ganti shampoo H&S ke panten aqua (lagi), lalu  pakai lidah buaya. Karena gak sabar, akhirnya memutuskan melakukan hair treatment di Erha. 

Diskusi Ibu dan Anak

The toughest moment of being daughter. Having to explain to Mom what kind of man I need to lead me to jannah. Bagi sebagian orang (termasuk saya) pernikahan Laudya Chintya Bella dan Engku Emran sangat menyentuh, bikin baper, dan inspiratif. Kenapa inspiratif? Krn setelah melihat dan membaca ceritanya di socmed jadi pengen ikutan wkwkwk... Tapi sesungguhnya, proses dan caranya beneran menginspirasi saya juga sih. Akhirnya, saya pulang ke rumah hari Sabtu sore dan kembali ke Jakarta hari Senin pagi untuk berdiskusi dengan Ibu. Ya, hanya Ibu. Ada satu perbedaan prinsip antara saya dengan Ibu dalam menentukan pasangan. Sebagai anak yang cukup konservatif, saya menyadari bahwa ridho orang tua adalah ridho Allah. Inilah yang membuat saya memutuskan untuk berusaha menyamakan atau paling tidak menemukan satu kesepakatan. Hampir satu tahun berdiskusi dan sampai hari ini saya belum menemukan akar masalah penyebab perbedaan. Sesusah itu memahami orang tua. Sesulit itu. Hingga terakhir disk...